welcome to my blog
Kamis, 01 Desember 2011
Senin, 21 November 2011
Cara Pencegahan Virus, Trojan dan Worm
1)Virus adalah program jahat (bandingkan dengan winamp, excel yang merupakan program baik-baik) yang masuk ke dalam system komputer untuk merusak kinerja, merusak folder (virus brantos), memunculkan tampilan aneh-aneh di display (virus Jangkaru) dan sebagainya.
2)Karena Virus adalah sebuah program, pada komputer filenya akan berakhiran exe. Jadi jika kita menemukan file misalnya hendra.exe atau sipayung.exe di MyDocumend, di drive C, D, E, F s/d Z atau di flash dish, maka harus berhati-hati karena itu bisa saja virus. Dan jangan pernah sekali-kali mengklik meskipun namanya mengoda seperti maria_eva.exe atau sarah_azhari.exe, karena jika ternyata virus maka kita telah mengaktifkannya.
3)Virus pertama sekali dikirim melalui internet khususnya e-mail. Oleh sebab itu jika menemukan kiriman e-mail dari pesan berantah, yang tidak dikenal atau mencoba menawarkan hadiah sebaiknya jangan dibuka atau baiknya dihapus saja.
4)Jika membuka situs web, hati-hati dengan web yang beerbahaya yang menjadi sumber penyebaran utama Virus. Dan jangan sekali-kali mengklik iklan-iklan yang tidak perlu di website yang anda buka.
5)Dan Virus-Virus dapat tersebar hebat melalui vektornya yakni mobile driver (flash dish, disket, dan sebagainya) oleh sebab itu jangan sekali-kali memasang mobile driver kita di komputer yang terinfeksi virus, kecuali jika anti virus di komputer kita ampuh. Dan setiap mobile driver yang masuk ke dalam komputer harus di scan dengan anti virus. Jika ternyata mobile driver kita sudah terinfeksi sangat parah dan tidak tertolong lagi dengan metoda apapun, termasuk dengan pengobatan alternatif, solusi satu-satunya adalah memformat ulang, alias datanya dikosongkan.
6)Setiap komputer kudu wajib memiliki satu anti virus (Mcafee, Norton, Panda, AVG). Dan prinsip hidup anti virus, lebih baik satu tapi terus di upgrade (jika perlu setiap hari) dari pada banyak anti virus tapi kadarluarsa. Untuk mengupdate anti virus dapat dilakukan langsung atau otomatis jika tersambung dengan internet. Jika tidak terhubung dengan internet, dapat mengambil bahan mentah dari situs resmi penyedia updaten (untuk norton buka www.symantec.com untu McAfee buka www.mcafee.com) atau mengambilnya dari intranet pusdatin
7)Setelah di upgrade, setiap dua kali sehari dilakukan scan sistem komputer secara menyeluruh. Dan setiap flash dish atau disket yang akan dicolok ke dalam komputer wajib discan terlebih dahulu.
Minggu, 25 September 2011
Cara Merawat Komputer dan Tips Perawatan Komputer atau PC
Cara Merawat Komputer atau Tips Perawatan Komputer, khususnya CPU biasanya hanya akan dilakukan setelah terjadi keluhan atau kerusakan. Kayaknya hal ini kurang tepat. Dalam pemakaiannya seharusnya dilakukan perawatan komputer secara berkala baik pada CPU maupun monitor. Sebenarnya ada beberapa hal mendasar yang sering kita lupakan kaitannya dengan cara merawat komputer atau tips perawatan komputer atau PC, yang dapat menyebabkan terjadinya kerusakan pada komputer.
Pertama dilihat dari sudut Hardware :
1.Konsentrasi debu yang menempel pada perangkat di dalam CPU maupun Monitor. Khususnya pada komputer (PC) yang ditempatkan di ruang terbuka. Konsentrasi debu tinggi akan menyebabkan koneksi pada soket peripheral terganggu. Selain itu pada saat musim penghujan atau suhu lembab debu akan menyerap uap air dan bersifat seperti konduktor yang dapat menghubung singkat (konsleting). Selain itu juga mengakibatkan lapisan isolator pada PCB terkelupas sehingga menyebabkan korosi pada jalur tembaga. Kalau ini terjadi, maka perawatan komputer akan lebih sulit karena tidak ada cara lagi selain mengganti peripheral.
2.Pendinginan. Pada beberapa jenis komputer khususnya komputer jadul memiliki suhu prosessor yang cukup tinggi namun memiliki cara pendinginan yang saya rasa masih kurang
3.Space Harddisk yang tidak proporsional. Harddisk ukuran 80GB tentunya tidak proporsional kalau hanya ada 2 partisi masing-masing 40GB C dan D. Padahal pemakaian System C tidak lebih dari 10 GB.
4.Pemasangan peripheral yang kurang pas atau kurang kokoh. Biasanya ini sering terjadi pada PC rakitan lokal. Sering cara pemasangan Motherboard atau peripheral lainnya dengan sekrup yang tidak lengkap atau kurang kencang. Ini yang sering terlewatkan dalam cara merawat atau tips perawatan komputer. Hal ini bisa berakibat fatal
5.Cara pemasangan soket yang kurang nancap, maksudnya kurang mantap atau kurang mak sleeppp… ini juga bisa berakibat fatal.
6.Kondisi Power Suply. Ini sering lolos perhatian saat kita merawat komputer. Pada pemakaian yang sudah lama, kebanyakan power suply akan mengalami retak-retak pada solderan komponennya.
7.Kapasitas Daya Power Supply yang kurang memadai
8.Tidak Menggunakan Stavolt. Banyak orang yang meremehkan penggunaan stavolt maupun pemilihan jenis dan kualitas stavolt
9.Suhu ruangan. Suhu ruangan ideal untuk PC sekitar 19 derajat Celcius
10.Listrik yang sering drop/mati atau kurang daya. Hal ini akan menyebabkan komputer mati secara mendadak tanpa proses Shutdown
11.Kondisi fisik solderan, ini khusus pada Monitor. Kebanyakan kerusakan monitor disebabkan oleh solderan yang retak atau lepas akibat usia dan panas yang ditimbulkan selama pemakaian. Ini juga yang hampir pasti terlewatkan dalam cara merawat komputer atau tips perawatan komputer atau PC
Kedua dilihat dari sudut Software :
1.Tidak sesuainya OS, Aplikasi dan volume data dengan spesifikasi Komputer yang digunakan.
2.Sering menggunakan komputer untuk game-game kelas berat… wah2… kayak tinju saja. Menjalankan game pada PC akan banyak menghasilkan space-space Fragment dan file-file temporary yang memperlambat kinerja komputer
3.Virus. Adanya virus dapat menyebabkan lambatnya akses pada komputer dan rusaknya system atau data. Bahkan dalam kondisi ekstrim dapat menyebabkan komputer macet/hang. Kalau sudah macet tidak ada cara lain selain menekan tombol Restart pada CPU. Apabila ini sering terjadi otomatis CPU sering mati tanpa proses ShutDown yang berarti akan memperpendek umur komputer khususnya Harddisk. Biasanya virus ditularkan melalui Flashdisk dan Internet bagi PC yang sering terkoneksi Internet. Selain itu tips pemilihan anti virus yang kurang tepat juga dapat mempengaruhi kinerja komputer.
Dengan mengetahui hal-hal di atas maka untuk mengantisipasinya perlu dilakukan cara merawat komputer atau tips perawatan komputer atau PC secara total sebagai berikut :
1.Bersihkan debu yang menempel pada motherboard dan peripheral lain di bagian dalam CPU dengan kuas cat ukuran sedang dan kecil untuk sudut dan celah-celah yang sempit. Lakukan juga pada Power Suply dengan cara membuka casing/box power suply terlebih dahulu dan perhatikan solderan-solderannya apakah perlu dilakukan penyolderan ulang.
2.Gunakan udara bertekanan tinggi (kompressor) supaya peripheral benar-benar bersih dari debu. Atau cukup dengan Hair Dryer (pengering rambut). Tapi ingat atur pada suhu rendah supaya peripheral tidak meleleh.
3.Lepas dan pasang kembali soket-soket peripheral. Hal ini untuk menjamin koneksi yang sempurna pada konektor-konektor peripheral… cukup sekali saja setiap perawatan PC.
4.Ingat, Jangan menggunakan cairan Contact Cleaner dalam membersihan soket-soket konektor peripheral karena cara tersebut salah besar. Cairan Contact Cleaner sulit sekali (sangat lama) kering dan justru membuat debu mudah menempel.
5.Perhatikan cara pemasangan Motherboard dan peripheral lainnya apakah ada skrup yang masih kurang atau kendor. Lengkapi dan kencangkan skrup-skrup tersebut
6.Sesuaikan OS dan Aplikasi dengan spesifikasi komputer dan jangan menyimpan data terlalu besar pada Harddisk. ini akan memperberat kinerja PC
7.Buatlah partisi Harddisk yang proporsional. Misal Harddisk 80GB dengan Space Used C tidak lebih dari 5GB akan lebih baik kalau kita buat 3 partisi dengan 10GB untuk C, 35GB untuk D dan 35GB untuk E. Dengan demikin akses untuk System dan loading data akan lebih cepat.
8.Jangan gunakan PC untuk game-game berat kecuali kalau memang komputer Anda dirancang untuk Game. Kalau memang maniak Game, gunakan saja Playstation.
9.Gunakan Antivirus yang sesuai dan selalu Update, kalau perlu tiap hari Update… saya paling suka pakai Avira profesional 9.0 yang gratis…. yang penting Update paling tidak tiap 5 hari… Dengan adanya antivirus yang selalu update akan meringankan cara merawat komputer atau tips perawatan komputer atau PC kita.
10.Gunakan stavolt yang berkualitas. Banyak sekali stavolt murah dan murahan yang hanya bisa mengantisipasi perubahan tegangan PLN yang sempit. Biasanya stavolt seperti ini meski secara fisik ukurannya standar tapi sangat ringan dan tidak meyakinkan. Saya cenderung memilih stavolt dengan Servo Motor karena memiliki stabilisasi yang bagus. Namun ada juga Stavolt sistem Relay yang bagus tapi sekarang kayaknya sangat sulit diperoleh.
11.Gunakan Pendingin Ruangan untuk PC… atau kalau tidak memungkinkan bisa dikompensasi dengan cara pemasangan Sirip Pendingin dan Coolling Fan Ekstra apabila suhu processor dirasa terlalu tinggi diatas 36 derajat Celcius. Khususnya ini terjadi pada komputer-komputer jadul.
12.Pada waktu-waktu tertentu lakukanlah Defragment Harddisk untuk menata ulang urutan file-file agar kinerja komputer lebih ringan. Tetapi jangan terlalu sering..!!
13.Lakukan Instalasi ulang OS dan Aplikasi apabila dirasa perlu. Instalasi ulang secara menyeluruh sekali dalam 1 thn rasanya tidak berlebihan untuk penyegaran seluruh system… apalagi kalau kita menginginkan upgrade system. (misal dari XP-SP1 ke XP-SP2 atau XP-SP3)
14.Lakukan penghapusan atau Remove data atau Aplikasi yang sekiranya tidak efektif (tidak pernah digunakan)…
15.Sering-seringlah membersihkan Temporary file, Prefetch file, file-file Chokies dan file-file sampah di Recycle Bin.
16.Selalu lakukan Backup pada data-data yang dirasa penting… Anda bisa mengcopynya pada CD… hal ini untuk mengantisipasi jika sewaktu-waktu terkena serangan virus atau terjadi kerusakan fatal pada Harddisk
17.Usahakan listrik Anda tidak drop/mati selama komputer bekerja. Kalau perlu naikkan daya listrik rumah Anda atau lebih baik lagi kalau Anda lengkapi dengan UPS sehingga apabila listrik mati mendadak masih ada waktu untuk menyimpan data dan Shutdown komputer
18.Jangan terlalu lama membiarkan komputer Anda tidak terpakai (tidak pernah dihidupkan sama sekali dalam waktu lama). Paling tidak minimal setiap hari komputer dihidupkan sekitar 1 s/d 2 jam. Hal ini untuk menghangatkan bagian dalam CPU supaya bebas dari kelembaban udara.
19.Hindarkan komputer Anda dari goncangan, getaran dan hentakan apalagi saat komputer menyala, hal ini sangat berbahaya karena dapat menyebabkan kerusakan fatal pada Harddisk
20.Jangan segan-segan memanggil teknisi komputer untuk melakukan perawatan pada komputer Anda, apabila Anda merasa tidak mampu melakukannya.
Langkah-langkah Cara Merawat Komputer atau Tips Perawatan Komputer atau PC di atas dapat dilakukan secara berkala sesuai kondisi komputer dan lingkungannya. Biasanya komputer yang segera memerlukan perawatan memiliki gejala-gejala seperti akses yang mulai melambat, sering macet/hang, sering scaning Drive C setiap saat komputer dihidupkan, blue screen memory, bobolnya Antivirus, Aplikasi yang sering error atau tidak berjalan sesuai fungsinya, dan hal-hal lain yang mengakibatkan pengguna mulai merasa tidak nyaman dengan kinerja komputernya.
Pertama dilihat dari sudut Hardware :
1.Konsentrasi debu yang menempel pada perangkat di dalam CPU maupun Monitor. Khususnya pada komputer (PC) yang ditempatkan di ruang terbuka. Konsentrasi debu tinggi akan menyebabkan koneksi pada soket peripheral terganggu. Selain itu pada saat musim penghujan atau suhu lembab debu akan menyerap uap air dan bersifat seperti konduktor yang dapat menghubung singkat (konsleting). Selain itu juga mengakibatkan lapisan isolator pada PCB terkelupas sehingga menyebabkan korosi pada jalur tembaga. Kalau ini terjadi, maka perawatan komputer akan lebih sulit karena tidak ada cara lagi selain mengganti peripheral.
2.Pendinginan. Pada beberapa jenis komputer khususnya komputer jadul memiliki suhu prosessor yang cukup tinggi namun memiliki cara pendinginan yang saya rasa masih kurang
3.Space Harddisk yang tidak proporsional. Harddisk ukuran 80GB tentunya tidak proporsional kalau hanya ada 2 partisi masing-masing 40GB C dan D. Padahal pemakaian System C tidak lebih dari 10 GB.
4.Pemasangan peripheral yang kurang pas atau kurang kokoh. Biasanya ini sering terjadi pada PC rakitan lokal. Sering cara pemasangan Motherboard atau peripheral lainnya dengan sekrup yang tidak lengkap atau kurang kencang. Ini yang sering terlewatkan dalam cara merawat atau tips perawatan komputer. Hal ini bisa berakibat fatal
5.Cara pemasangan soket yang kurang nancap, maksudnya kurang mantap atau kurang mak sleeppp… ini juga bisa berakibat fatal.
6.Kondisi Power Suply. Ini sering lolos perhatian saat kita merawat komputer. Pada pemakaian yang sudah lama, kebanyakan power suply akan mengalami retak-retak pada solderan komponennya.
7.Kapasitas Daya Power Supply yang kurang memadai
8.Tidak Menggunakan Stavolt. Banyak orang yang meremehkan penggunaan stavolt maupun pemilihan jenis dan kualitas stavolt
9.Suhu ruangan. Suhu ruangan ideal untuk PC sekitar 19 derajat Celcius
10.Listrik yang sering drop/mati atau kurang daya. Hal ini akan menyebabkan komputer mati secara mendadak tanpa proses Shutdown
11.Kondisi fisik solderan, ini khusus pada Monitor. Kebanyakan kerusakan monitor disebabkan oleh solderan yang retak atau lepas akibat usia dan panas yang ditimbulkan selama pemakaian. Ini juga yang hampir pasti terlewatkan dalam cara merawat komputer atau tips perawatan komputer atau PC
Kedua dilihat dari sudut Software :
1.Tidak sesuainya OS, Aplikasi dan volume data dengan spesifikasi Komputer yang digunakan.
2.Sering menggunakan komputer untuk game-game kelas berat… wah2… kayak tinju saja. Menjalankan game pada PC akan banyak menghasilkan space-space Fragment dan file-file temporary yang memperlambat kinerja komputer
3.Virus. Adanya virus dapat menyebabkan lambatnya akses pada komputer dan rusaknya system atau data. Bahkan dalam kondisi ekstrim dapat menyebabkan komputer macet/hang. Kalau sudah macet tidak ada cara lain selain menekan tombol Restart pada CPU. Apabila ini sering terjadi otomatis CPU sering mati tanpa proses ShutDown yang berarti akan memperpendek umur komputer khususnya Harddisk. Biasanya virus ditularkan melalui Flashdisk dan Internet bagi PC yang sering terkoneksi Internet. Selain itu tips pemilihan anti virus yang kurang tepat juga dapat mempengaruhi kinerja komputer.
Dengan mengetahui hal-hal di atas maka untuk mengantisipasinya perlu dilakukan cara merawat komputer atau tips perawatan komputer atau PC secara total sebagai berikut :
1.Bersihkan debu yang menempel pada motherboard dan peripheral lain di bagian dalam CPU dengan kuas cat ukuran sedang dan kecil untuk sudut dan celah-celah yang sempit. Lakukan juga pada Power Suply dengan cara membuka casing/box power suply terlebih dahulu dan perhatikan solderan-solderannya apakah perlu dilakukan penyolderan ulang.
2.Gunakan udara bertekanan tinggi (kompressor) supaya peripheral benar-benar bersih dari debu. Atau cukup dengan Hair Dryer (pengering rambut). Tapi ingat atur pada suhu rendah supaya peripheral tidak meleleh.
3.Lepas dan pasang kembali soket-soket peripheral. Hal ini untuk menjamin koneksi yang sempurna pada konektor-konektor peripheral… cukup sekali saja setiap perawatan PC.
4.Ingat, Jangan menggunakan cairan Contact Cleaner dalam membersihan soket-soket konektor peripheral karena cara tersebut salah besar. Cairan Contact Cleaner sulit sekali (sangat lama) kering dan justru membuat debu mudah menempel.
5.Perhatikan cara pemasangan Motherboard dan peripheral lainnya apakah ada skrup yang masih kurang atau kendor. Lengkapi dan kencangkan skrup-skrup tersebut
6.Sesuaikan OS dan Aplikasi dengan spesifikasi komputer dan jangan menyimpan data terlalu besar pada Harddisk. ini akan memperberat kinerja PC
7.Buatlah partisi Harddisk yang proporsional. Misal Harddisk 80GB dengan Space Used C tidak lebih dari 5GB akan lebih baik kalau kita buat 3 partisi dengan 10GB untuk C, 35GB untuk D dan 35GB untuk E. Dengan demikin akses untuk System dan loading data akan lebih cepat.
8.Jangan gunakan PC untuk game-game berat kecuali kalau memang komputer Anda dirancang untuk Game. Kalau memang maniak Game, gunakan saja Playstation.
9.Gunakan Antivirus yang sesuai dan selalu Update, kalau perlu tiap hari Update… saya paling suka pakai Avira profesional 9.0 yang gratis…. yang penting Update paling tidak tiap 5 hari… Dengan adanya antivirus yang selalu update akan meringankan cara merawat komputer atau tips perawatan komputer atau PC kita.
10.Gunakan stavolt yang berkualitas. Banyak sekali stavolt murah dan murahan yang hanya bisa mengantisipasi perubahan tegangan PLN yang sempit. Biasanya stavolt seperti ini meski secara fisik ukurannya standar tapi sangat ringan dan tidak meyakinkan. Saya cenderung memilih stavolt dengan Servo Motor karena memiliki stabilisasi yang bagus. Namun ada juga Stavolt sistem Relay yang bagus tapi sekarang kayaknya sangat sulit diperoleh.
11.Gunakan Pendingin Ruangan untuk PC… atau kalau tidak memungkinkan bisa dikompensasi dengan cara pemasangan Sirip Pendingin dan Coolling Fan Ekstra apabila suhu processor dirasa terlalu tinggi diatas 36 derajat Celcius. Khususnya ini terjadi pada komputer-komputer jadul.
12.Pada waktu-waktu tertentu lakukanlah Defragment Harddisk untuk menata ulang urutan file-file agar kinerja komputer lebih ringan. Tetapi jangan terlalu sering..!!
13.Lakukan Instalasi ulang OS dan Aplikasi apabila dirasa perlu. Instalasi ulang secara menyeluruh sekali dalam 1 thn rasanya tidak berlebihan untuk penyegaran seluruh system… apalagi kalau kita menginginkan upgrade system. (misal dari XP-SP1 ke XP-SP2 atau XP-SP3)
14.Lakukan penghapusan atau Remove data atau Aplikasi yang sekiranya tidak efektif (tidak pernah digunakan)…
15.Sering-seringlah membersihkan Temporary file, Prefetch file, file-file Chokies dan file-file sampah di Recycle Bin.
16.Selalu lakukan Backup pada data-data yang dirasa penting… Anda bisa mengcopynya pada CD… hal ini untuk mengantisipasi jika sewaktu-waktu terkena serangan virus atau terjadi kerusakan fatal pada Harddisk
17.Usahakan listrik Anda tidak drop/mati selama komputer bekerja. Kalau perlu naikkan daya listrik rumah Anda atau lebih baik lagi kalau Anda lengkapi dengan UPS sehingga apabila listrik mati mendadak masih ada waktu untuk menyimpan data dan Shutdown komputer
18.Jangan terlalu lama membiarkan komputer Anda tidak terpakai (tidak pernah dihidupkan sama sekali dalam waktu lama). Paling tidak minimal setiap hari komputer dihidupkan sekitar 1 s/d 2 jam. Hal ini untuk menghangatkan bagian dalam CPU supaya bebas dari kelembaban udara.
19.Hindarkan komputer Anda dari goncangan, getaran dan hentakan apalagi saat komputer menyala, hal ini sangat berbahaya karena dapat menyebabkan kerusakan fatal pada Harddisk
20.Jangan segan-segan memanggil teknisi komputer untuk melakukan perawatan pada komputer Anda, apabila Anda merasa tidak mampu melakukannya.
Langkah-langkah Cara Merawat Komputer atau Tips Perawatan Komputer atau PC di atas dapat dilakukan secara berkala sesuai kondisi komputer dan lingkungannya. Biasanya komputer yang segera memerlukan perawatan memiliki gejala-gejala seperti akses yang mulai melambat, sering macet/hang, sering scaning Drive C setiap saat komputer dihidupkan, blue screen memory, bobolnya Antivirus, Aplikasi yang sering error atau tidak berjalan sesuai fungsinya, dan hal-hal lain yang mengakibatkan pengguna mulai merasa tidak nyaman dengan kinerja komputernya.
Minggu, 25 Juli 2010
RAHASIA KEKUATAN WARNA
Kekuatan Warna
Sehari-hari kita sering dengar ucangkapan-ungkapan seperti putih bersih, biru sendu, kuning ceriah, merah muda romantis, dan sebagainya. Warna akan menjadi gambaran keadaan yang kita rasakan.
Well, warna memang punya kekuatan untuk menciptakan kebahagiaan, ketenangan, dan sebagai terapi yang memberi banyak manfaat. Tapi bagaimana caranya???
Basic Colors
Terlebih dahulu kamu harus bahwa warna didunia ini sebenarnya hanya ada 3 warna dasar, yaitu Merah, Kuning dan biru. Jika digabungkan, warna-warna ini akan menghasilkan warna baru yang berbeda-beda.
Manusia juga memiliki energi yang bisa terlihat dari warna auranya. Makanya, ada teknologi foto aura untuk melihat energi yang berlebih atau kurang dari dirinya. So, untuk menyeimbangkannya seseorang dianjurkan untuk memberi kesempatan tubuhnya untuk menyerap dan memanfaatkan energi yang mereka pancarkan dengan berbagai cara. Nah, pertama-tama kita cari tahu dulu kekuatan yang dimiliki setiap warna.
Merah
”The Color of Passion”
Merah adalah warna Cinta. Banyang orang mengungkapkan ”I Love You” menggunakan ornamen merah. Merah juga bisa diartikan sebagai kepercayaan diri yang kuat, meledak-ledak agresif, kekuatan, kepemimpinan, energi dan kemauan yang kuat.
Negatifnya, warna merah juga mengungkapkan ekspresi kekerasan, kemarahan, atau ancaman.
Yang cocok warna merah adalah kamu yang berbintang Scorpio dan kamu yang berelemen api. Penyeimbang warna merah adalah warna hijau.
Yang membutuhkan warna merah adalah kamu yang sedang merasa tidak pede, lemah, dan takut untuk melakukan sesuatu. Jika kamu merasa ada sesuatu yang salah, kamu juga bisa menyerap warna merah untuk memperbaiki perasaanmu.
Jingga (Oranye)
”The Color of Emotions”
Jingga adalah lambang kehangatan, kebijakan, intuisi, spontanitas, dan warna pemilik ”hidup untuk hari ini”. Orang Cina dan Jepang juga percaya bahwa jingga adalah lambang kesenangan dan kebahagiaan. Warna ini mampu meningkatkan hasrat seksual, insting, perasaan, dan kreativitas. Itulah kenapa banyak perusahaan yang berhubungan dengan proses kreatif menggunakan warna ini di dindingnya.
Negatifnya, warna jingga yang berlebihan akan menimbulkan agresivitas, terlalu ambisius, manipulatis, emosional, terobsesi pada seks, dan hiperaktif.
Yang cocok dengan warna jingga adalah kamu yang lahir di bulan purnama dan kamu yang berelemen air. Penyeimbang warna jingga adalah warna biru.
Yang membutuhkan kekuatan warna jingga adalah kamu yang sedang punya masalah relationship (tidak hanya berhubungan dengan cinta), seks, penghargaan orang lain, dan keuangan.
Kuning
”The Color of Intellectual”
Kuning adalah symbol optimisme, ambisi, harapan, dan filsofi. Warna emas juga diwakili warna ini. Yang bisa dilambangkan pula sebagai keberuntungan, kekayaan, dan kemakmuran.
Negatifnya, warna ini juga diartikan sebagai ketidakjujuran, pengecut, dan pengkhianatan. Terlalu banyak kekuatan warna kuning juga membuat seseorang workaholic, perfeksionis, dan ingin menang sendiri.
Yang cocok dengan warna kuning adalah kamu yang berbintang leo dan kamu yang berelemen udara. Penyeimbang warna kuning adalah warna ungu.
Yang membutuhkan kekuatan warnakuning adalah kamu yang sedang bingung memutuskan sesuatu. Warna kuning juga membantu mengembangkan kekuatan tersembunyi dalam dirimu. Kalau self-edteem-mu rendah, kamu juga membutuhkan kekuatan warna ini untuk memperbaiki opinimu mengenai diri sendiri.
Hijau
”The Color of Regeneration”
Hijau adalah lambing kesehatan, keberuntungan, kebaikan, toleransi, pembaharuan, ketenangan, dan kekayaan.
Katanya, orang yang matanya minus dianjurkan menatap bentangan sawah hijau di pagi hari saat matahari terbit, dengan focus mata jauh-dekat berganti-ganti. Cara ini dipercaya akan mengurangi minus matanya.
Negatifnya, kebanyakan kekuatan warna hijau akan membuatmu posesif, melodramatic, terlalu sensitive, sangat bergantung pada orang lain.
Yang cocok dengan warnna hijau adalah kamu yang berbintang Taurus dan Libra, dan kamu yang berelemen udara. Penyeimbang warna hijau adalah warna merah muda.
Yang membutuhkan kekuatan warna hijau adalah kamu yang merasa tidak di cintai, tidak dimaafkan atau tidak bisa memaafkan., takut penolakan, merasa tidah berharga, butuh empati, dan paranoid.
Biru
”The Color of Communication”
Biru mengandung makna spiritual tinggi yang memberi ketenangan dan kesejukan air. Seperti yang banyak digunakan dalam produk bank, biru juga melambangkan kepercayaan dan kesetiaan. Selain itu, biru memberi makna konservatif, kebenaran, keyakinan, dan kebersihan. Tapi dalam ilmu cakra, biru adalah cakra yang menjadi pusat komunikasi, ekspresi diri, ilmu pengetahuan, dan kebijakan.
Negatifnya, energi biru yang terlalu banyak akan memunculkan kesan arogan, memandang dirinya paling benar, bicara tanpa berpikir panjang, dan tak bisa diajak kompromi.
Yang cocok dengan warna biru adalah kamu yang berbintang Gemini dan Virgo, dan kamu yang berelemen eter. Penyeimbang warna biru adalah warna Jingga.
Yang membutuhkan kekuatan warna biru adalah kamu yang mengalami hambatan berkomunikasi atau yang sedang mengalami depresi. Makanya, tidak sedikit orang yang sedang stres datang kepantai untuk memandang birunya laut dan mendapat ketenangan disana.
Sehari-hari kita sering dengar ucangkapan-ungkapan seperti putih bersih, biru sendu, kuning ceriah, merah muda romantis, dan sebagainya. Warna akan menjadi gambaran keadaan yang kita rasakan.
Well, warna memang punya kekuatan untuk menciptakan kebahagiaan, ketenangan, dan sebagai terapi yang memberi banyak manfaat. Tapi bagaimana caranya???
Basic Colors
Terlebih dahulu kamu harus bahwa warna didunia ini sebenarnya hanya ada 3 warna dasar, yaitu Merah, Kuning dan biru. Jika digabungkan, warna-warna ini akan menghasilkan warna baru yang berbeda-beda.
Manusia juga memiliki energi yang bisa terlihat dari warna auranya. Makanya, ada teknologi foto aura untuk melihat energi yang berlebih atau kurang dari dirinya. So, untuk menyeimbangkannya seseorang dianjurkan untuk memberi kesempatan tubuhnya untuk menyerap dan memanfaatkan energi yang mereka pancarkan dengan berbagai cara. Nah, pertama-tama kita cari tahu dulu kekuatan yang dimiliki setiap warna.
Merah
”The Color of Passion”
Merah adalah warna Cinta. Banyang orang mengungkapkan ”I Love You” menggunakan ornamen merah. Merah juga bisa diartikan sebagai kepercayaan diri yang kuat, meledak-ledak agresif, kekuatan, kepemimpinan, energi dan kemauan yang kuat.
Negatifnya, warna merah juga mengungkapkan ekspresi kekerasan, kemarahan, atau ancaman.
Yang cocok warna merah adalah kamu yang berbintang Scorpio dan kamu yang berelemen api. Penyeimbang warna merah adalah warna hijau.
Yang membutuhkan warna merah adalah kamu yang sedang merasa tidak pede, lemah, dan takut untuk melakukan sesuatu. Jika kamu merasa ada sesuatu yang salah, kamu juga bisa menyerap warna merah untuk memperbaiki perasaanmu.
Jingga (Oranye)
”The Color of Emotions”
Jingga adalah lambang kehangatan, kebijakan, intuisi, spontanitas, dan warna pemilik ”hidup untuk hari ini”. Orang Cina dan Jepang juga percaya bahwa jingga adalah lambang kesenangan dan kebahagiaan. Warna ini mampu meningkatkan hasrat seksual, insting, perasaan, dan kreativitas. Itulah kenapa banyak perusahaan yang berhubungan dengan proses kreatif menggunakan warna ini di dindingnya.
Negatifnya, warna jingga yang berlebihan akan menimbulkan agresivitas, terlalu ambisius, manipulatis, emosional, terobsesi pada seks, dan hiperaktif.
Yang cocok dengan warna jingga adalah kamu yang lahir di bulan purnama dan kamu yang berelemen air. Penyeimbang warna jingga adalah warna biru.
Yang membutuhkan kekuatan warna jingga adalah kamu yang sedang punya masalah relationship (tidak hanya berhubungan dengan cinta), seks, penghargaan orang lain, dan keuangan.
Kuning
”The Color of Intellectual”
Kuning adalah symbol optimisme, ambisi, harapan, dan filsofi. Warna emas juga diwakili warna ini. Yang bisa dilambangkan pula sebagai keberuntungan, kekayaan, dan kemakmuran.
Negatifnya, warna ini juga diartikan sebagai ketidakjujuran, pengecut, dan pengkhianatan. Terlalu banyak kekuatan warna kuning juga membuat seseorang workaholic, perfeksionis, dan ingin menang sendiri.
Yang cocok dengan warna kuning adalah kamu yang berbintang leo dan kamu yang berelemen udara. Penyeimbang warna kuning adalah warna ungu.
Yang membutuhkan kekuatan warnakuning adalah kamu yang sedang bingung memutuskan sesuatu. Warna kuning juga membantu mengembangkan kekuatan tersembunyi dalam dirimu. Kalau self-edteem-mu rendah, kamu juga membutuhkan kekuatan warna ini untuk memperbaiki opinimu mengenai diri sendiri.
Hijau
”The Color of Regeneration”
Hijau adalah lambing kesehatan, keberuntungan, kebaikan, toleransi, pembaharuan, ketenangan, dan kekayaan.
Katanya, orang yang matanya minus dianjurkan menatap bentangan sawah hijau di pagi hari saat matahari terbit, dengan focus mata jauh-dekat berganti-ganti. Cara ini dipercaya akan mengurangi minus matanya.
Negatifnya, kebanyakan kekuatan warna hijau akan membuatmu posesif, melodramatic, terlalu sensitive, sangat bergantung pada orang lain.
Yang cocok dengan warnna hijau adalah kamu yang berbintang Taurus dan Libra, dan kamu yang berelemen udara. Penyeimbang warna hijau adalah warna merah muda.
Yang membutuhkan kekuatan warna hijau adalah kamu yang merasa tidak di cintai, tidak dimaafkan atau tidak bisa memaafkan., takut penolakan, merasa tidah berharga, butuh empati, dan paranoid.
Biru
”The Color of Communication”
Biru mengandung makna spiritual tinggi yang memberi ketenangan dan kesejukan air. Seperti yang banyak digunakan dalam produk bank, biru juga melambangkan kepercayaan dan kesetiaan. Selain itu, biru memberi makna konservatif, kebenaran, keyakinan, dan kebersihan. Tapi dalam ilmu cakra, biru adalah cakra yang menjadi pusat komunikasi, ekspresi diri, ilmu pengetahuan, dan kebijakan.
Negatifnya, energi biru yang terlalu banyak akan memunculkan kesan arogan, memandang dirinya paling benar, bicara tanpa berpikir panjang, dan tak bisa diajak kompromi.
Yang cocok dengan warna biru adalah kamu yang berbintang Gemini dan Virgo, dan kamu yang berelemen eter. Penyeimbang warna biru adalah warna Jingga.
Yang membutuhkan kekuatan warna biru adalah kamu yang mengalami hambatan berkomunikasi atau yang sedang mengalami depresi. Makanya, tidak sedikit orang yang sedang stres datang kepantai untuk memandang birunya laut dan mendapat ketenangan disana.
Kamis, 24 Desember 2009
Tugas Pemograman
Penjelasan Bahasa Program
a.File Header
#include
#include
#include
#include
Penjelasan :
1. ”stdio” : file header ini digunakan untuk mengaktifkan printf dan cprintf.
2. ”conio” : file header ini digunakan untuk mengaktifkan getch.
3. ”iostream” : file header ini digunakan untuk mengaktifkan cout, cin dan endl.
4. “iomanip” : file header ini digunakan untuk mengaktifkan setiosflags.
b.Fungsi
Bentuk formal dari fungsi :
long total (long a, long b)
{
return (a*b)
}
Bentuk actual dari fungsi :
ttl=total(hrg,jumble);
fungsi terbagi menjadi 2, yaitu :
1.user defined function : fungsi yang didefinisikan sendiri oleh user sesuai dengan kebutuhan.
Contoh : menentukan fungsi garis
garis()
{
cout<<”============================”< }
2.built in function : fungsi yang telah disediakan dalam program.
Contoh : main()
c.Class
Class adalah metode logical untuk organisasi data dan fungsi dalam struktur yang sama.
Bentuk umum :
class
{ Permession_label_1:
elemen;
......
}class_name;
Class terdapat 2 deklarasi, yaitu :
1.Private : class yang hanya dapat diakses dari anggota lain pada class yang sama.
2.Public : anggota dapat diakses dari class manapun
Contoh :
class
{
public :
char kd[5],*nmband,*hari;
long hrg,ttl,disk,ppn,ttlbyr,jumbel;
}musik[30];
Ket :
Tanda ” * ” : menandakan string data ( penulisan karakter sudah ditetapkan )
d.Tipe Data
Inisialisasi dari program :
char np[20],nk[20],lagi;
long tobay=0;
int jd,i;
Penjelasan :
1.char : tipe data berupa huruf dan angka yang tidak dihitung (-120 s/d 127)
2.long : tipe data berupa range -2147483678 s/d 2147283647
3.int : tipe data berupa range -32768 s/d 32767
e.Array
Array adalah tipe terstruktur yang terdiri dari sejumlah komponen yang mempunyai tipe data yang sama.
Array terdiri dari :
1.Array berdimensi 1
2.Array berdimensi 2
Contoh Array :
int jd,i;
f.Perintah Keluar dan Masuk
Perintah Masuk :
cout<<”Masukan Nama Kasir :”;gets(nk);
artinya masukan variabel nama dan dapat menggunakan spasi pada saat penulisan.
Perintah Keluar :
gotoxy(7,1);
cout<<”Program Penjualan Tiket Konser Musik”< artinya perintah keluaran dengan memanggil variabel yang telah ditentukan, pada koordinat (x,y) → (7,1)
g.Fungsi if dan strcmp
if(strcmp(musik[i].kd,”ST”)==0||strcmp(musik[i].kd,”st”)==0)
{
musik[i].kd =”ST12”;
musik[i].hrg =75000;
musik[i].hari = ”Rabu”;
}
else if(strcmp(musik[i].kd,”UG”)==0||strcmp(musik[i].kd,”ug”)==0)
{
musik[i].kd =”Ungu”;
musik[i].hrg =100000;
musik[i].hari =”Kamis”;
}
Dengan bentuk penulisan :
Percabangan if dengan syarat jika memilih kode ”ST” atau ”st”, maka memesan tiket dengan nama band ST12 dengan harga 75000, dan hari konser rabu.
Lalu jika salah memasukan kode maka akan default else.
else
{
cout<<”Anda Salah Masukan Kode!!!”< cout<<”Mau Input Data Lagi [Y/T] =”;cin>>lagi;
if(lagi==’Y’||lagi==’y’)
goto awal;
else
goto akhir;
}
h.Pernyataan goto
Merupakan intruksi untuk mengarakhan program ke pernytaan yang telah ditandai dengan suatu label.
Contoh :
1.goto awal; dengan label awal:
2.goto akhir; dengan label akhir:
a.File Header
#include
#include
#include
#include
Penjelasan :
1. ”stdio” : file header ini digunakan untuk mengaktifkan printf dan cprintf.
2. ”conio” : file header ini digunakan untuk mengaktifkan getch.
3. ”iostream” : file header ini digunakan untuk mengaktifkan cout, cin dan endl.
4. “iomanip” : file header ini digunakan untuk mengaktifkan setiosflags.
b.Fungsi
Bentuk formal dari fungsi :
long total (long a, long b)
{
return (a*b)
}
Bentuk actual dari fungsi :
ttl=total(hrg,jumble);
fungsi terbagi menjadi 2, yaitu :
1.user defined function : fungsi yang didefinisikan sendiri oleh user sesuai dengan kebutuhan.
Contoh : menentukan fungsi garis
garis()
{
cout<<”============================”<
2.built in function : fungsi yang telah disediakan dalam program.
Contoh : main()
c.Class
Class adalah metode logical untuk organisasi data dan fungsi dalam struktur yang sama.
Bentuk umum :
class
{ Permession_label_1:
elemen;
......
}class_name;
Class terdapat 2 deklarasi, yaitu :
1.Private : class yang hanya dapat diakses dari anggota lain pada class yang sama.
2.Public : anggota dapat diakses dari class manapun
Contoh :
class
{
public :
char kd[5],*nmband,*hari;
long hrg,ttl,disk,ppn,ttlbyr,jumbel;
}musik[30];
Ket :
Tanda ” * ” : menandakan string data ( penulisan karakter sudah ditetapkan )
d.Tipe Data
Inisialisasi dari program :
char np[20],nk[20],lagi;
long tobay=0;
int jd,i;
Penjelasan :
1.char : tipe data berupa huruf dan angka yang tidak dihitung (-120 s/d 127)
2.long : tipe data berupa range -2147483678 s/d 2147283647
3.int : tipe data berupa range -32768 s/d 32767
e.Array
Array adalah tipe terstruktur yang terdiri dari sejumlah komponen yang mempunyai tipe data yang sama.
Array terdiri dari :
1.Array berdimensi 1
2.Array berdimensi 2
Contoh Array :
int jd,i;
f.Perintah Keluar dan Masuk
Perintah Masuk :
cout<<”Masukan Nama Kasir :”;gets(nk);
artinya masukan variabel nama dan dapat menggunakan spasi pada saat penulisan.
Perintah Keluar :
gotoxy(7,1);
cout<<”Program Penjualan Tiket Konser Musik”<
g.Fungsi if dan strcmp
if(strcmp(musik[i].kd,”ST”)==0||strcmp(musik[i].kd,”st”)==0)
{
musik[i].kd =”ST12”;
musik[i].hrg =75000;
musik[i].hari = ”Rabu”;
}
else if(strcmp(musik[i].kd,”UG”)==0||strcmp(musik[i].kd,”ug”)==0)
{
musik[i].kd =”Ungu”;
musik[i].hrg =100000;
musik[i].hari =”Kamis”;
}
Dengan bentuk penulisan :
Percabangan if dengan syarat jika memilih kode ”ST” atau ”st”, maka memesan tiket dengan nama band ST12 dengan harga 75000, dan hari konser rabu.
Lalu jika salah memasukan kode maka akan default else.
else
{
cout<<”Anda Salah Masukan Kode!!!”<
if(lagi==’Y’||lagi==’y’)
goto awal;
else
goto akhir;
}
h.Pernyataan goto
Merupakan intruksi untuk mengarakhan program ke pernytaan yang telah ditandai dengan suatu label.
Contoh :
1.goto awal; dengan label awal:
2.goto akhir; dengan label akhir:
Rabu, 11 November 2009
Tugas Logika
Soal No 1.
#include
#include
#include
main()
{
char a;
a=1;
clrscr;
{
printf("1 2 3 4 5 \n");
printf("1 2 3 4 \n");
printf("1 2 3 \n");
printf("1 2\n");
printf("1\n");
a++;
}
while(a<=5);
getch();
}
Output:
1 2 3 4 5
1 2 3 4
1 2 3
1 2
1
Soal No 2.
#include
#include
#include
main()
{
char a;
a=1;
clrscr;
{
printf("1 2 3 4 5 \n");
printf("6 7 8 9 10 \n");
printf("11 12 13 14 15 \n");
a++;
}
while(a<=5);
getch();
}
Output:
1 2 3 4 5
6 7 8 9 10
11 12 13 14 15
Soal No 3.
#include
#include
#include
main()
{
char a;
a=1;
clrscr;
{
printf("1 2 3 4 5 \n");
printf("6 7 8 9 \n");
printf("10 11 12 \n");
printf("13 14\n");
printf("15\n");
a++;
}
while(a<=5);
getch();
}
Output:
1 2 3 4 5
6 7 8 9
10 11 12
13 14
15
Soal No 4.
#include
#include
#include
main()
{
char a;
a=1;
clrscr;
{
printf("2 + 4 + 6 + 8 + 10 + 12 + 14 + 16 + 18 + 20 = 110\n");
printf("Bilangan Genap\n");
a++;
}
while(a<=5);
getch();
}
Output :
2 + 4 + 6 + 8 + 10 + 12 + 14 + 16 + 18 + 20 = 110
Bilangan Genap
Soal No 5.
#include
#include
#include
main()
{
char a;
a=1;
clrscr;
{
printf("1 + 3 + 5 + 7 + 9 + 11 + 13 + 15 + 17 + 19 = 100\n");
printf("Bilangan Ganjil\n");
a++;
}
getch();
}
Output:
1 + 3 + 5 + 7 + 9 + 11 + 13 + 15 + 17 + 19 = 100
Bilangan Ganjil
#include
#include
#include
main()
{
char a;
a=1;
clrscr;
{
printf("1 2 3 4 5 \n");
printf("1 2 3 4 \n");
printf("1 2 3 \n");
printf("1 2\n");
printf("1\n");
a++;
}
while(a<=5);
getch();
}
Output:
1 2 3 4 5
1 2 3 4
1 2 3
1 2
1
Soal No 2.
#include
#include
#include
main()
{
char a;
a=1;
clrscr;
{
printf("1 2 3 4 5 \n");
printf("6 7 8 9 10 \n");
printf("11 12 13 14 15 \n");
a++;
}
while(a<=5);
getch();
}
Output:
1 2 3 4 5
6 7 8 9 10
11 12 13 14 15
Soal No 3.
#include
#include
#include
main()
{
char a;
a=1;
clrscr;
{
printf("1 2 3 4 5 \n");
printf("6 7 8 9 \n");
printf("10 11 12 \n");
printf("13 14\n");
printf("15\n");
a++;
}
while(a<=5);
getch();
}
Output:
1 2 3 4 5
6 7 8 9
10 11 12
13 14
15
Soal No 4.
#include
#include
#include
main()
{
char a;
a=1;
clrscr;
{
printf("2 + 4 + 6 + 8 + 10 + 12 + 14 + 16 + 18 + 20 = 110\n");
printf("Bilangan Genap\n");
a++;
}
while(a<=5);
getch();
}
Output :
2 + 4 + 6 + 8 + 10 + 12 + 14 + 16 + 18 + 20 = 110
Bilangan Genap
Soal No 5.
#include
#include
#include
main()
{
char a;
a=1;
clrscr;
{
printf("1 + 3 + 5 + 7 + 9 + 11 + 13 + 15 + 17 + 19 = 100\n");
printf("Bilangan Ganjil\n");
a++;
}
getch();
}
Output:
1 + 3 + 5 + 7 + 9 + 11 + 13 + 15 + 17 + 19 = 100
Bilangan Ganjil
STRUKTUR LOOPING
1. Statement While
int bil=1;
while(bil<=5)
cout< ++bil; bil = bil + 1
Output: 12345
Jawab :
Bil = 1 Bil<=5 Cetak bil Bil= bil + 1
1 1<=5 1 2
2 2<=5 2 3
3 3<=5 3 4
4 4<=5 4 5
5 5<=5 5 6
6 6<=5
2. Statement Do….While
int bil=2;
do
cout< bil+=2;
while (bil>=10);
output: 2 4 6 8 10
Jawab:
Bil=2 Cetak bil Bil + 2 Bil>=10 Y/T
2 2 4 4>=10 T
4 4 6 6>=10 T
6 6 8 8>=10 T
8 8 10 10>=10 T
10 10 12 12>=10 Y
3. Statement FOR
Contoh 1.a
#include
Void main()
{
Int I,N;
N = 45;
I = 1;
While (I<=5);
{
Printf (“\n%i,”N);
N = N + 5
I = I + 1
}
}
Output: 45 50 55 60 65
Jawab:
N = 45 I = 1 I<=5 Y/T Cetak N N = N + 5 I = I + 1
45 1 1<=5 Y 45 50 2
50 2 2<=5 Y 50 55 3
55 3 3<=5 Y 55 60 4
60 4 4<=5 Y 60 65 5
65 5 5<=5 Y 65 70 6
70 6 6<=5 T
Contoh 1.b
#include
Void main()
{
Int I,N;
N = 45;
I = 1;
While (I<=5);
{
N = N + 5
I = I + 1
}
Printf (“\n%i,”N);
}
Output: 70
Jawab :
N = 45 I = 1 I<=5 Y/T N = N + 5 I = I + 1 Cetak N
45 1 1<=5 Y 50 2
50 2 2<=5 Y 55 3
55 3 3<=5 Y 60 4
60 4 4<=5 Y 65 5
65 5 5<=5 Y 70 6
70 6 6<=5 T 70
Contoh 1.c
#include
Void main()
{
Int I,N;
N = 45;
I = 1;
While (I<=5);
{
N = N + 5
Printf (“\n%i,”N);
I = I + 1
}
}
Output: 45 50 55 60 65
Jawab:
N = 45 I = 1 I<=5 Y/T N = N + 5 Cetak N I = I + 1
45 1 1<=5 Y 50 45 2
50 2 2<=5 Y 55 50 3
55 3 3<=5 Y 60 55 4
60 4 4<=5 Y 65 60 5
65 5 5<=5 Y 70 65 6
70 6 6<=5 T
Contoh 2
#include
Void main()
{
Int I,N;
N = 10;
I = 10;
While (N<=100);
{
N = N + I
Printf (“\n%i,”N);
I = I + 5;
}
}
Output: 20 35 55 80 110
Jawab:
N = 10 I = 1 N<=100 Y/T N = N + 1 Cetak N I = I + 5
10 10 10<=100 Y 20 20 15
20 15 15<=100 Y 35 35 20
35 20 20<=100 Y 55 55 25
55 25 25<=100 Y 80 80 30
80 30 30<=100 Y 110 110 35
110 35 35<=100 T
Contoh 3.a
#include
Void main()
{
Int I,N;
N = 10;
X = 10;
T = 0;
While (T<=100);
{
T = T + N;
N = N + X;
X = X + 5;
}
Printf (“\n%i,”T);
}
Output: 120
Jawab:
N=10 X=10 T=0 T<=100 Y/T T =T+N N =N+X X=X+5 Cetak T
10 10 0 0<=100 Y 10 20 15
20 15 10 10<=100 Y 30 35 20
35 20 30 30<=100 Y 65 55 25
55 25 65 65<=100 Y 120 80 30
80 30 120 120<=100 T 120
Contoh 3.b
#include
Void main()
{
Int I,N;
N = 10;
X = 10;
T = 0;
While (T<=100);
{
T = T + N;
Printf (“\n%i,”T);
N = N + X;
X = X + 5;
}
}
Output: 10 30 65 120
Jawab:
N=10 X=10 T=0 T<=100 Y/T T =T+N Cetak T N =N+X X=X+5
10 10 0 0<=100 Y 10 10 20 15
20 15 10 10<=100 Y 30 30 35 20
35 20 30 30<=100 Y 65 65 55 25
55 25 65 65<=100 Y 120 120 80 30
80 30 120 120<=100 T
4. Nested FOR
Contoh 1.a
int I.J;
for (I = 1, 1<=3;I++);
{
for(J=1;J<=5;J++);
{
Printf(“\n%i”,I);
}
}
Output: 1 1 1 1 1
2 2 2 2 2
3 3 3 3 3
Jawab:
I=1 I<=3 Y\T J=1 J<=5 Y\T Cetak I J++ I++
1 1<=3 Y 1 1<=5 Y 1 2
2 2<=5 Y 1 3
3 3<=5 Y 1 4
4 4<=5 Y 1 5
5 5<=5 Y 1 6
6 6<=5 T 2
2 2<=3 Y 1 1<=5 Y 2 2
2 2<=5 Y 2 3
3 3<=5 Y 2 4
4 4<=5 Y 2 5
5 5<=5 Y 2 6
6 6<=5 T 3
3 3<=3 Y 1 1<=5 Y 3 2
2 2<=5 Y 3 3
3 3<=5 Y 3 4
4 4<=5 Y 3 5
5 5<=5 Y 3 6
6 6<=5 T 4
4 4<=3 T
Contoh 1.b
int I.J;
for (I = 1, 1<=3;I++);
{
for(J=1;J<=5;J++);
{
Printf(“\n%i”,J);
}
}
Output: 1 1 1
2 2 2
3 3 3
4 4 4
5 5 5
Jawab:
I=1 I<=3 Y\T J=1 J<=5 Y\T Cetak J I++ J++
1 1<=3 Y 1 1<=5 Y 1 2
2 2<=3 Y 1 3
3 3<=3 Y 1 4
4 4<=3 T 2
1 1<=3 Y 2 2<=5 Y 2 2
2 2<=3 Y 2 3
3 3<=3 Y 2 4
4 4<=3 T 3
1 1<=3 Y 3 3<=5 Y 3 2
2 2<=3 Y 3 3
3 3<=3 Y 3 4
4 4<=3 T 4
1 1<=3 Y 4 4<=5 Y 4 2
2 2<=3 Y 4 3
3 3<=3 Y 4 4
4 4<=3 T 5
1 1<=3 Y 5 5<=5 Y 5 2
2 2<=3 Y 5 3
3 3<=3 Y 5 4
4 4<=3 T 6
6 6<=5 T
int bil=1;
while(bil<=5)
cout<
Output: 12345
Jawab :
Bil = 1 Bil<=5 Cetak bil Bil= bil + 1
1 1<=5 1 2
2 2<=5 2 3
3 3<=5 3 4
4 4<=5 4 5
5 5<=5 5 6
6 6<=5
2. Statement Do….While
int bil=2;
do
cout<
while (bil>=10);
output: 2 4 6 8 10
Jawab:
Bil=2 Cetak bil Bil + 2 Bil>=10 Y/T
2 2 4 4>=10 T
4 4 6 6>=10 T
6 6 8 8>=10 T
8 8 10 10>=10 T
10 10 12 12>=10 Y
3. Statement FOR
Contoh 1.a
#include
Void main()
{
Int I,N;
N = 45;
I = 1;
While (I<=5);
{
Printf (“\n%i,”N);
N = N + 5
I = I + 1
}
}
Output: 45 50 55 60 65
Jawab:
N = 45 I = 1 I<=5 Y/T Cetak N N = N + 5 I = I + 1
45 1 1<=5 Y 45 50 2
50 2 2<=5 Y 50 55 3
55 3 3<=5 Y 55 60 4
60 4 4<=5 Y 60 65 5
65 5 5<=5 Y 65 70 6
70 6 6<=5 T
Contoh 1.b
#include
Void main()
{
Int I,N;
N = 45;
I = 1;
While (I<=5);
{
N = N + 5
I = I + 1
}
Printf (“\n%i,”N);
}
Output: 70
Jawab :
N = 45 I = 1 I<=5 Y/T N = N + 5 I = I + 1 Cetak N
45 1 1<=5 Y 50 2
50 2 2<=5 Y 55 3
55 3 3<=5 Y 60 4
60 4 4<=5 Y 65 5
65 5 5<=5 Y 70 6
70 6 6<=5 T 70
Contoh 1.c
#include
Void main()
{
Int I,N;
N = 45;
I = 1;
While (I<=5);
{
N = N + 5
Printf (“\n%i,”N);
I = I + 1
}
}
Output: 45 50 55 60 65
Jawab:
N = 45 I = 1 I<=5 Y/T N = N + 5 Cetak N I = I + 1
45 1 1<=5 Y 50 45 2
50 2 2<=5 Y 55 50 3
55 3 3<=5 Y 60 55 4
60 4 4<=5 Y 65 60 5
65 5 5<=5 Y 70 65 6
70 6 6<=5 T
Contoh 2
#include
Void main()
{
Int I,N;
N = 10;
I = 10;
While (N<=100);
{
N = N + I
Printf (“\n%i,”N);
I = I + 5;
}
}
Output: 20 35 55 80 110
Jawab:
N = 10 I = 1 N<=100 Y/T N = N + 1 Cetak N I = I + 5
10 10 10<=100 Y 20 20 15
20 15 15<=100 Y 35 35 20
35 20 20<=100 Y 55 55 25
55 25 25<=100 Y 80 80 30
80 30 30<=100 Y 110 110 35
110 35 35<=100 T
Contoh 3.a
#include
Void main()
{
Int I,N;
N = 10;
X = 10;
T = 0;
While (T<=100);
{
T = T + N;
N = N + X;
X = X + 5;
}
Printf (“\n%i,”T);
}
Output: 120
Jawab:
N=10 X=10 T=0 T<=100 Y/T T =T+N N =N+X X=X+5 Cetak T
10 10 0 0<=100 Y 10 20 15
20 15 10 10<=100 Y 30 35 20
35 20 30 30<=100 Y 65 55 25
55 25 65 65<=100 Y 120 80 30
80 30 120 120<=100 T 120
Contoh 3.b
#include
Void main()
{
Int I,N;
N = 10;
X = 10;
T = 0;
While (T<=100);
{
T = T + N;
Printf (“\n%i,”T);
N = N + X;
X = X + 5;
}
}
Output: 10 30 65 120
Jawab:
N=10 X=10 T=0 T<=100 Y/T T =T+N Cetak T N =N+X X=X+5
10 10 0 0<=100 Y 10 10 20 15
20 15 10 10<=100 Y 30 30 35 20
35 20 30 30<=100 Y 65 65 55 25
55 25 65 65<=100 Y 120 120 80 30
80 30 120 120<=100 T
4. Nested FOR
Contoh 1.a
int I.J;
for (I = 1, 1<=3;I++);
{
for(J=1;J<=5;J++);
{
Printf(“\n%i”,I);
}
}
Output: 1 1 1 1 1
2 2 2 2 2
3 3 3 3 3
Jawab:
I=1 I<=3 Y\T J=1 J<=5 Y\T Cetak I J++ I++
1 1<=3 Y 1 1<=5 Y 1 2
2 2<=5 Y 1 3
3 3<=5 Y 1 4
4 4<=5 Y 1 5
5 5<=5 Y 1 6
6 6<=5 T 2
2 2<=3 Y 1 1<=5 Y 2 2
2 2<=5 Y 2 3
3 3<=5 Y 2 4
4 4<=5 Y 2 5
5 5<=5 Y 2 6
6 6<=5 T 3
3 3<=3 Y 1 1<=5 Y 3 2
2 2<=5 Y 3 3
3 3<=5 Y 3 4
4 4<=5 Y 3 5
5 5<=5 Y 3 6
6 6<=5 T 4
4 4<=3 T
Contoh 1.b
int I.J;
for (I = 1, 1<=3;I++);
{
for(J=1;J<=5;J++);
{
Printf(“\n%i”,J);
}
}
Output: 1 1 1
2 2 2
3 3 3
4 4 4
5 5 5
Jawab:
I=1 I<=3 Y\T J=1 J<=5 Y\T Cetak J I++ J++
1 1<=3 Y 1 1<=5 Y 1 2
2 2<=3 Y 1 3
3 3<=3 Y 1 4
4 4<=3 T 2
1 1<=3 Y 2 2<=5 Y 2 2
2 2<=3 Y 2 3
3 3<=3 Y 2 4
4 4<=3 T 3
1 1<=3 Y 3 3<=5 Y 3 2
2 2<=3 Y 3 3
3 3<=3 Y 3 4
4 4<=3 T 4
1 1<=3 Y 4 4<=5 Y 4 2
2 2<=3 Y 4 3
3 3<=3 Y 4 4
4 4<=3 T 5
1 1<=3 Y 5 5<=5 Y 5 2
2 2<=3 Y 5 3
3 3<=3 Y 5 4
4 4<=3 T 6
6 6<=5 T
Langganan:
Postingan (Atom)
